Okay, ini memang hal yang melelahkan. Setelah berkepala dua, saya harus membawa label palsu di pundak saya.
Bertemu Paca, seperti menemui penyelamat. Paling tidak untuk menerima apa sih itu Pacasarjana.
Lalu, mulut-mulut tetangga saya kuliahin di Universitas Ningrat Yogyakarta, hehe bercanda. Maklum, di sini harus krama. Apalagi papa sudah tidak ada, lebih harus halus lagi sebagai perempuan. Lanange ming siji ora ta wadahi. Wingi aku bar mbayangke meteng ana titite neng njero weteng. Yikes!
Despite of cibiran orang mungkin ngatain Mino maimun. Ya kaya Istana maimun. Di Medan. Ywdc. Presidennya duda pula. Duh, ayam-ayam gw ngeliiiiiiih.
Cuma reminder kecil, setelah Andre nikah sama Nanda, kita jadi saudara Pengki. Pengki ki jenenge sopo yo? Trus setelah Nodi nikah sama Ningrum, kita jadi saudara Mas Mlongo Mapasadha. Lha jebul Pengki ki yo ngajar neng Atma. Ta kiro nek ming murid. Wkwk
Nah ini mantannya mending baris dulu. Mantannya ada berapa nih? Siapakah yang paling dekat dengan Adinda? Terima kasih, Baginda. 😭💃🤗
Dia kira ketemu PhD penyakitnya sembuh.
Comments
Post a Comment