SAFARI POLITIK JOKOWI KE JAWA BARAT DIMULAI DARI CIREBON
#BeritaSeputarNusantara #MomenSeputarNusantara
BSN — MANTAN Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut tengah mempersiapkan agenda safari politik ke wilayah Jawa Barat yang diproyeksikan berlangsung sekitar September 2026. Salah satu daerah yang mengemuka dalam rencana kunjungan tersebut adalah Cirebon, menyusul adanya undangan dari Padepokan Anti Galau.
Rencana kunjungan ke Jawa Barat itu disebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Jokowi berkeliling sejumlah wilayah Indonesia, setelah agenda di Lampung dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam persiapannya, Cirebon menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian karena adanya undangan dari pengasuh Padepokan Anti Galau, Ujang Bustomi.
Tim pendukung menyebut agenda tersebut tidak semata-mata diarahkan sebagai kegiatan politik. Kunjungan disebut akan dimanfaatkan untuk menyapa masyarakat, memenuhi undangan dari elemen akar rumput, sekaligus membangun komunikasi dengan berbagai kelompok masyarakat di Jawa Barat.
Selain agenda dengan masyarakat, rangkaian kegiatan tersebut juga dikaitkan dengan konsolidasi bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Pertemuan dan komunikasi politik dinilai menjadi bagian dari dinamika politik setelah Jokowi tidak lagi menjabat sebagai presiden.
Namun, rencana safari politik tersebut turut memunculkan respons berbeda di sejumlah daerah. Di Kota Bandung, sejumlah elemen masyarakat bahkan menyatakan penolakan terhadap rencana kunjungan Jokowi ke Jawa Barat.
Kelompok penolak sempat mendatangi Gedung DPRD Jawa Barat untuk menyampaikan aspirasi mereka. Mereka menilai agenda keliling Jokowi berpotensi memiliki muatan politik dan mempertanyakan sejumlah kebijakan yang pernah dijalankan selama masa pemerintahannya.
Penolakan tersebut menunjukkan bahwa rencana safari politik Jokowi masih menjadi isu yang sensitif bagi sebagian masyarakat Jawa Barat. Di sisi lain, pendukung agenda tersebut menilai kunjungan ke berbagai daerah merupakan hak politik dan ruang bagi mantan presiden untuk tetap berinteraksi dengan masyarakat.
Dengan proyeksi pelaksanaan pada September 2026, persiapan agenda Jokowi di Jawa Barat diperkirakan akan terus berkembang dalam beberapa pekan ke depan. Cirebon menjadi salah satu titik yang telah mencuat, sementara dinamika politik dan respons masyarakat di Bandung menjadi bagian lain yang turut mewarnai rencana safari tersebut.
Perkembangan selanjutnya akan sangat bergantung pada hasil koordinasi tim Jokowi, pihak pengundang, partai pendukung, serta kondisi sosial-politik di masing-masing daerah yang akan dikunjungi.

Comments
Post a Comment