Skip to main content

Misa Inkulturasi Dayak


Misa pagi ini dipimpin oleh Rm. Adit, Rm. Jupri, dan Rm. Andre. Sebelum Misa, koor menyanyikan Ave Maria Gregorian tentu saja sebagai penghantar menuju lagu pembuka yang dengan gaya aransemen tradisional Dayak.

Lagu pembuka melantun syahdu dengan iringan pelan saja, sehingga kami masih bisa menyanyi dengan lantang. Saya menunggu momen yang lebih sulit untuk menyanyi, tentu saja setelah Doa Umat.

Mengikuti Misa Inkulturasi sangat mengasyikkan, dengan bekal kesungguhan double. Semakin sulit lagunya untuk dinyanyikan, semakin sungguh-sungguh memohon untuk boleh dan bisa menyanyikannya tentunya dengan sungguh-sungguh.

Ini Frido Ketua Panitianya dari Pontianak. Setelah ini, kita boleh makan dan minum di halaman samping Kapel. Bertemu Sr. Mira, FDDC dari Filipina. Romo Banar. Juga Suster Manda dengan pakaian warna cokelat.

Sedang melamun, loh.. anakku nendi??

Anti, ini anak siapa?

Nah, ini Anti Santi orang Jogja. Antinya Kk Nicholas.

Foto: Ari Pakat Dayak
Video IG: Pak Widyo
https://www.instagram.com/reel/DY_FRiZy3tC/?igsh=MXdtZWtmM3A4ZnZyZg==

Comments

Populer

Putri Sendangsono

Yang ini bukan cerita pager bagus atau dimas diajeng. Sebagian besar sangat bersyukur mempunyai mantu Tante Dita. Seperti Bunda Maria dalam ranah bahwa ia seorang ibu. Namun tentu belum dibahas sampai Jakarta. Namun kami boleh percaya akan sosok Bunda Maria ini karena ia lahir dan tumbuh di Sendangsono. Ya, semua Ibu boleh menerima title Bunda Maria. Hanya kali ini dengan berat hati kami mengganti warna kebayanya menjadi hijau. Karena dispenser  Dari angle sebaliknya, Bunda Maria yang polos dan taat ini bersyukur mendapatkan Om kandung saya. Seperti penyelamat saja, padahal Om saya GKJ. Hehe.. Moral of the story, dua-duanya sama-sama orang Jawa. Dan karena Bapaknya merokok. Semua anak perokok dikirimi penyelamat. Entah agamanya apa. Camkan baik-baik. Karena perokok tidak tahu kapan ajal datang. Saya menjamin. Putri Sendangsono yang sangat lugu ini sangat jauh berbeda dengan wanita kota. Ia sangat patuh dan tidak banyak berharap. Lebih sering tersenyum dalam menghadapi k...

Everyday Clothing Not Compulsory

Generally, you can only claim clothing if it is a compulsory uniform, protective gear, or specifically designed for your occupation. Everyday or conventional clothing cannot be claimed, even if you only wear it for work. NN Accountability Australia bookkeeping and training group

Batik Setting Peredam

Untuk setting ini, aku perlu beberapa persiapan. Yang pertama batik 3 lembar untuk sarimbit kami bertiga Detail motif Batik 3 lembar untuk sarimbit Dviki. Berapapun anaknya, jatah dari Budhe sama ya 3 lembar. Kalau butuh lebih usaha sendiri. Batik yang dipakai Baus, I assume yang ada pada gambar Varian yang dikenakan Baus misalnya turonggo Rp 99.000 x 9 = Rp 891.000 Biaya foto Rp 3.000.000 Keamanan Rp 1.400.000 Donasi nota Pertamax