Skip to main content

Albertus sebagai Yesus di dalam Alkitab


Sebagai anak-anak Maria, yaitu Tuhan Yesus, hari ini saya mengkotak-kotakkan di dalam Page yaitu Shop Pusat. Tentunya, Shop Pusat adalah yang dilamar papa saya. Banyak pihak yang berimajinasi ia sebagai The Little Prince atau Pangeran Kecil, dan mereka menghadiahkan saya buku-buku tersebut beserta turunannya.

Sebagai pengikut Kristus, tentu pangerannya hanya satu. Kalau sampai tiga, saya jadikan pepohonan di La Verna. Jika yang dilamar papa saya adalah Shop Pusat, entah berapa yang dilamar ya, hahaha. Berarti saya adalah Shop Cabang. Sudah saya buatkan Page juga tersendiri. Tidak campur. Dan berhati-hati dalam menciptakan link untuk dipencet.

Sebagai anak-anak Maria yang sekolah, hari ini kita pelajarannya sampai mengerti ini semua, dan membuat judul "Albertus sebagai Yesus di dalam Alkitab". Ini kita nyatakan secara nyata, bukan apus-apus. Karena kami anak-anak cabang, kami belajar di sekolah Katolik bersama Papaus, sehingga tidak mungkin kami melebihi imajinasi kami sendiri misalnya menjadi anak-anak indigo.

Sedari hari ini, Albertus akan selalu digambarkan sebagai Yesus di dalam Alkitab. Sedangkan kami adalah anak-anak Maria yang sudah menerima kanon. Terserah mau menyebut dengan istilah yang paling formal namanya apa. Namun kami punya iman ini.

Poin kedua, dengan kuliah bersama Rm. Bagus, kami juga terlebih lagi menjadi anak-anak Maria yang menerima kanon di dalam perut Rm. Bagus.

Jadi, kalau kita menyambut Yesus di sini, berarti kita di mana settingnya?

Lalu, sebagai Yesus Kanonik, maka kita adalah Alkitab yang dipegang-pegang Romo di Altar. Dicium. Dibacain ke umat. Ditaruh lagi. Didiemin aja sampai besok di jam yang sama. Lalu siapakah yang lain itu? Kita kembali ke judul.







Comments

Popular posts from this blog

Peraturan Gereja: Kalau Beda Agama Boleh Aborsi

Hanya mengingatkan kalau anggur warnanya ungu. Kalau engga nganggur berarti engga ungu. Tuhan Yesus yang ngajarin. Logikanya, kalau anggur ungu, Gereja Katolik dibangun di ladang gandum, eh kebun anggur. Jadi kalau beda agama engga boleh nganggur. Eh, maksudnya boleh digugurkan. Meski memang healing tidak sebentar. Jadi kalau ungu apa? Anggur! Betul. Kalau pink? Gandum. Saya nilai Anda kesulitan membedakan anggur dan gandum. Saya juga binging bagaimana saya harus membantu Anda. Namun yang pasti, kalau beda agama hukumnya digugurkan, sehingga tidak mungkin anggur. Kita buktikan? Apa kepanjangan PSK? Pekerja. Nah, jika Anda punya saudara menikah beda agama dan terlihat menganggur, jangan mudah cemburu. Karena dia "Bekerja". Apalagi menurut Hukum Gereja, pernikahannya unlawful marriage (UM). Bisa dibayangkan menurut Hukum Gereja bagaimana dia "Bekerja?" Saya tidak menakut-nakuti, hanya untuk supaya Anda bisa memutuskan untuk masa depan. ...

Welcome: Pemilik Vatican News Indonesia

Secara administratif, bisa dikatakan begitu. Apalagi pada masa Paus Leo XIV. Ya kan papa jadi rumahmino.or.id yang milik Pastor van Kaam. Bukan milik Indonesia. Belum. Trus Ciny jadi roadmanager aja jpnl di jalan kerjaannya. Kalau Rm. Anton ya pegangan Cin, trus Kinci bilangin ora cina ciny wae. Belum punya Indonesia juga. Welcome! Nah ini papanya asli Indonesia. Sejauh ini kita pegangan asli. Barusan ketemu bounty hunter regalmadrid. Keren abis! https://www.vaticannews.va/id.html Nah ini websitenya biar aman administrasinya ya jadi milik Leona. Papanya kebetulan orang Indonesia. Jadi nanti regalmadrid.id.nl kalau ditanya siapa pemiliknya jawabnya Indonesia-Belanda. Tidak bebas secara administratif 100% bukan milik. Dan ini baru mulai. Masih jauh sekolahnya. Harus bisa optimis ke depan despite of these stereotypes. Ban kempes lah, gepeng, pended, server cebol, emih (keriting), more item, yang paling baru visual impairment buat antidote visual marketing. Sabar.. *elus dada *...

Homemade: Sadinashop.com with Nasy dan Kakek Ignatius

Aduh ini Mamanya buat tulisan sekelebat bacanya ugembel 😅 Nasywa sudah mau SMA loh. Jadi ini foto sudah lama ya? Kira-kira ini potret (portrait versi mentah) religiosity kami di sekolah Jesuit. Dengan segala keterbatasan, saya jadi foto kuburan Katolik aja. Lalu Mala fotonya jadi foto Sadina Brownies tentu disponsori Amerika melalui WhatsApp Business. Aduh, jadi pengen reuni. Ini punya Mala juga: Mumtaz.id Mala adalah teman SD. Sekelas.. Papanya Mala bernama Ignatius. Iya, lucu-lucuan anak SD pacar-pacaran. Kalau sekolah swasta pelajaran agama ikut agama sekolahnya ya. Jadi Mala juga mengikuti pelajaran Agama Katolik selama 6 tahun. Lalu dia kuliah di UGM. Sekarang di Madiun. Kami kelasnya engga ganti-ganti sampai Kelas 6. Jumlah karyawan: 3-5 orang