Done — here’s the same moment, but now set inside a grand cathedral with tall stained glass, stone arches, and vaulted ceilings.
Want me to adjust the lighting to be more dramatic, like candlelight, or keep it bright and airy like this?
Bausasran menjadi desa nomor 1 dalam pendataan SMA Negeri di Kabupaten Yogyakarta. Desa ini masuk Kecamatan Danurejan.
Seperti apa sih desa Bausasran? Yuk, kita lihat:
Kelurahan Bausasran (terletak di Kemantren Danurejan, Kota Yogyakarta) adalah destinasi unik yang terkenal dengan konsep Kampung Sayur. Di tengah padatnya area perkotaan, masyarakat setempat sukses menyulap lahan sempit menjadi pertanian produktif dan berhasil meraih penghargaan dari Kemenparekraf.
Portal Berita Pemerintah Kota Yogyakarta
Portal Berita Pemerintah Kota Yogyakarta
id id
Beranda
Artikel
Kampung Sayur Bausasran, Wisata Pertanian Perkotaan yang Mendunia
Kampung Sayur Bausasran, Wisata Pertanian Perkotaan yang Mendunia
adminwarta 10 Agustus 2023 9.741x (727)
Kampung Sayur Bausasran, Wisata Pertanian Perkotaan yang Mendunia
Danurejan – Wisata berbasis kampung di Kota Jogja tidak hanya seni dan budaya, tapi juga pertanian perkotaan seperti halnya Kampung Sayur Bausasran, yang jadi langganan program pertukaran mahasiswa luar negeri.
Kedua kalinya Kampung Sayur Bausasran terima kunjungan mahasiswa luar negeri dari Filipina, Jepang dan Jerman, bekerja sama dengan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW). Ketua Kelompok Tani Gemah Ripah Winayarti mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan untuk mengenal pertanian perkotaan berbasis kampung juga olahan hasil pertaniannya.
“Tiap ada kunjungan ke Kampung Sayur Bausasran akan kami bagikan pengalaman menanam di lahan pertanian perkotaan, pemeliharaan, juga panen atau pasca panen untuk pengolahannya, khususnya untuk bayam brasil yang jadi produk unggulan dan sudah diolah menjadi belasan produk. Mulai dari mie, jus, keripik dan aneka olahan lainnya,” terangnya pada Rabu sore (9/8) di Kebun Gemah Ripah Bausasran.
Kebun Gemah Ripah Kampung Sayur Bausasran, Danurejan, Kota Jogja.
Menurut Winayarti, berkembangnya Kampung Sayur Bausasran menjadi wisata pertanian perkotaan menjadi kebangkitan petani Kota Jogja. Sebab kehadiran kampung sayur tidak hanya untuk memperkuat ketahanan pangan saja, tapi juga meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Sejak tahun 2008 kami memulai pertanian perkotaan yang tadinya hanya di RW 9, sekarang sudah menjadi kampung sayur. Dengan kekompakan warga masyarakat, juga dukungan dari pemerintah, kampus juga pihak lainnya, dengan harapan urban farming tourism dapat bertahan dan berkembang, juga makin banyak wilayah lain yang ikut menerapkan pertanian perkotaan,” ungkapnya.
Sejalan dengan itu Lurah Bausasran Akhmad Yuliantara mengatakan, Kampung Sayur Bausasran pada awal tahun menerima penghargaan sebagai Desa Wisata Binaan Kemenparekraf. Hal itu menjadi satu bukti transformasi Kampung Bausasran, yang dulunya kondisi kampung panas dan gersang menjadi hijau dan produktif hasilkan sayuran segar hingga potensi wisata.
“Keberadaan kampung sayur ini berdampak pada peningkatan perekonomian warga, lewat hasil panen dan produk olahannya. Sekarang berkembang menjadi destinasi wisata, tentu ini menjadi penyemangat warga masyarakat dengan rasa kebersamaan untuk menjaga dan mengembangkan kampungnya,” katanya.
Urban Farming
Salah satu mahasiswa asal Universitas Hochschule Osnabrück Jerman, Ecem Selamoglu menceritakan pengalamannya setelah kunjungi Kampung Sayur Bausasran. Menurutya melihat langsung pertanian perkotaan, hingga membuat makanan olahan dari hasil panen merupakan pengalaman baru dan berkesan untuknya.
Comments
Post a Comment