Sebelum kita melanjutkan diskusi tentang lagu Don't Cha yang dibawakan oleh Pussycat Dolls, kita perlu berlatih sejenak yakni memprediksi asal nama brand Spotify. Meski mungkin tidak matched 100%, paling tidak sudah ada usaha.
Dibentuk tahun 2006, berarti sudah 20 tahun berdiri dengan jumlah karyawan 7258. Asalnya dari Swedia, penyedia jasa musik streaming ini didirikan oleh Daniel Ek dan Martin Lorentzo. Kantor pusatnya di Luxembourg.
Meski agak sulit bergerak juga dengan flight ID AC32, dengan sing nada kangguru lalu kita mencari nama-nama penyanyi asal Australia dengan perlu menyebutkan influencenya atau siapa penyanyi pendahulu yang memengaruhi musiknya.
Sekarang kita browse hal engga penting ini, misalnya di mixdownmag.com.au
1. Guy Sebastian dikatakan tidak seperti atau lain / beda dari peserta-peserta Australian Idol yang lebih kontemporer. Di sini dibawa brand Australian Idol
2. Sia ditulis dengan menyebutkan kata chart, hits, dan mega-star
3. Missy Higgins: The Sound of White, public
4. Natalie Imbruglia: world-conquering, middle, pop
5. Tina Arena: biggest, soprano, heaven, art
Penyanyi-penyanyi tersebut ditulis dengan dilabeli kata-kata yang identik dengannya untuk mendukung hobi menyanyinya dan tulisan-tulisan yang diunggah. Kemudian Geoffery Gurrumul ditulis bahwa influencenya adalah Bjork dan Elton John. Tentu penyanyi-penyanyi pendatang ini perlu menyebutkan siapa influencenya terutama jika tanpa rekam jejak.
Oke, karena angkatan babe gue (ABG) dipengaruhi kuat oleh Emilia Contessa
Spouse: Ussama Bin Muhammad Al-Hadar (m. 1994-2025), Abdullah Sidik Sukarty (m. 1988-1992), Rio Tambunan (m. 1976-1983)
Children: Muhammad Abdullah Surkaty, Kaisar Hadi Haggy Al-Hadar, Enrico Whenry Rizky Tambunan, Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan
Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan lahir 19 Desember 1978 sekarang usianya 47 tahun ya lumayan ya daripada engga. Rio Tambunan aka Jauhar Galich. Hari ini juga saya tulis tentang musik kafir.
Pernikahan Emilia Contessa dan Rio Tambunan: Kisah yang Heboh Tahun 1976
Pada usia 19 tahun, legenda seni Indonesia Emilia Contessa menikahi Rio Tambunan (42 tahun) dalam acara yang cukup heboh. Sebelumnya, ia sempat diumumkan akan menikahi pria Bugis bernama Andi Cakra Sose pada 17 April 1976. Namun, rencana itu berubah dan keduanya menggelar pernikahan pada Selasa malam, 30 Maret 1976, di Gereja Bethel Jatinegara — tanpa kehadiran orang tua Emilia.
Pernikahan dilaksanakan untuk catatan sipil dan gereja, dengan semua surat serta persyaratan lengkap, termasuk surat wali dari tantenya Emilia. Juga ada surat persetujuan Ermilia untuk menikah dan mengikuti agama suaminya (Kristen), yang dikuatkan oleh notaris. Sebenarnya, hubungan keduanya sudah berjalan selama 3-4 tahun sebelumnya.
Rio Tambunan sendiri adalah duda dengan 4 anak, sekaligus pejabat Pemprov DKI dan pemilik sasana Garuda Jaya. Dari pernikahan ini, mereka dikaruniai dua anak, De Nada dan Rico Tambunan. Namun, perkawinan mereka berakhir dengan perceraian pada tahun 1983. Rio meninggal pada 2003 akibat serangan jantung, sedangkan Emilia wafat pada 27 Januari 2025. facebook.com
Gurrumul’s Foundation was established in April 2013 with a clear purpose to engage and support young Indigenous Australians – particularly in remote communities – through long term programs and activities that build on their strengths and give them hope for the future.
Young Indigenous peoples’ natural skills and strengths in visual arts, music, dance, sport, cultural knowledge and languages are to be celebrated, developed and supported. They are the keys to success, to counter a culture of failure, and assist young people to find pride and a place as the future leaders in their communities.
Setelah selamat dari kangguru atau image menyanyi sebagai hewan karena kalau diperpanjang kita harus membawa baby kangguru di dalam kantung ibunya, belum jalannya loncat-loncat apa hewan lain yang jalannya loncat-loncat yaitu kodok dan kelinci, lalu saya harus kembali ke pekerjaan sebelumnya menjadi Fable Narrator. Hehe, gpp juga sih..
Oke, sekarang kita memprediksi asal nama Spotify
Karena asalnya dari Swedia, trus pengin dikenal worldwide tentu pilih huruf depan yang sama dengan negaranya ya? Lalu dipilih kata spot, founded in Stockholm, stock price, etc. Lalu untuk menampilkan rasa playful dan easy listening dipilih akhiran -ify seperti dalam kata modify; misalnya memodifikasi motor, custom motor, atau mobil. Nah, spotify bisa mengarahkan audiencenya untuk spot-ify musiknya menjadi misalnya dilirik pendengar, brand-brand sponsor, media, raja minyak, paus, dan lain sebagainya. Meski sebenarnya kata spot lebih untuk sense of sight atau penglihatan ketimbang pendengaran.
Meski saya lagi uninstalled Spotify, tapi not bad lah untuk membimbing murid-muridnya di ranah jagoan yang lumayan humble.
Saya lagi di misi optimisasi YouTube nich. Takut ditagih LPJ Kepausan. Wkwkwk, kidding.
Awalnya saya engga yakin dengan fungsi Pod yang dibekalkan dalam Spotify, namun saya dapat report kalau lumayan bagus juga untuk anak-anak minor saya yang kerja di NGO.
Oke, nanti kita bisa lanjutkan dengan Don't Cha. Jangan patah semangat / harapan.
Berkah dalem
Comments
Post a Comment