Skip to main content

Supanto: Penggagas Penanaman Tanaman Lombok di Area Pemukiman

Kita semua tahu bahwa tanaman lombok seyogyanya tumbuh di lahan yang luas dan teduh. Untuk mendapatkan ekosistem tersebut, biasanya pemerintah menanam tanaman pelindung terlebih dahulu 40 tahun sebelum penanaman lombok diaplikasikan. Sehingga tanaman-tanaman pelindung mampu memberi support cadangan air terbanyak yang utama, kemudian pelindung dari hewan buas, yang ketiga dari tangan manusia sendiri. Tentu kita masih ingat tentang bacaan Maria negatif. 

Kemudian, lombok ditanam di area yang luas tersebut dengan cahaya matahari sedang.

Nah, Pak Supanto ini penggagas penanaman lombok di area pemukiman kami yang sangat kecil. Tidak ada lahan menanam sama sekali di masing-masing rumah. Hanya ada 1 lahan bersama di dekat masjid. Sangat subur karena Di dekat sungai. Sekarang ditanami terong oleh warga. 

Bibit tanaman lombok yang sudah dibagikan kepada warga lalu diberi contoh dengan ditanam di galon-galon Le Minerale bekas. Sekarang jalan masuk ke kampung kami seperti disambut tanaman-tanaman lombok kecil.

Pak Supan adalah Dosen Instiper, jadi dosennya Mbah Mirmo dan Mbah Marsudi yang sudah kita anugerahi title 'Gur Kuliah' melalui Instagram (IG).

Comments

Popular posts from this blog

Peraturan Gereja: Kalau Beda Agama Boleh Aborsi

Hanya mengingatkan kalau anggur warnanya ungu. Kalau engga nganggur berarti engga ungu. Tuhan Yesus yang ngajarin. Logikanya, kalau anggur ungu, Gereja Katolik dibangun di ladang gandum, eh kebun anggur. Jadi kalau beda agama engga boleh nganggur. Eh, maksudnya boleh digugurkan. Meski memang healing tidak sebentar. Jadi kalau ungu apa? Anggur! Betul. Kalau pink? Gandum. Saya nilai Anda kesulitan membedakan anggur dan gandum. Saya juga binging bagaimana saya harus membantu Anda. Namun yang pasti, kalau beda agama hukumnya digugurkan, sehingga tidak mungkin anggur. Kita buktikan? Apa kepanjangan PSK? Pekerja. Nah, jika Anda punya saudara menikah beda agama dan terlihat menganggur, jangan mudah cemburu. Karena dia "Bekerja". Apalagi menurut Hukum Gereja, pernikahannya unlawful marriage (UM). Bisa dibayangkan menurut Hukum Gereja bagaimana dia "Bekerja?" Saya tidak menakut-nakuti, hanya untuk supaya Anda bisa memutuskan untuk masa depan. ...

Welcome: Pemilik Vatican News Indonesia

Secara administratif, bisa dikatakan begitu. Apalagi pada masa Paus Leo XIV. Ya kan papa jadi rumahmino.or.id yang milik Pastor van Kaam. Bukan milik Indonesia. Belum. Trus Ciny jadi roadmanager aja jpnl di jalan kerjaannya. Kalau Rm. Anton ya pegangan Cin, trus Kinci bilangin ora cina ciny wae. Belum punya Indonesia juga. Welcome! Nah ini papanya asli Indonesia. Sejauh ini kita pegangan asli. Barusan ketemu bounty hunter regalmadrid. Keren abis! https://www.vaticannews.va/id.html Nah ini websitenya biar aman administrasinya ya jadi milik Leona. Papanya kebetulan orang Indonesia. Jadi nanti regalmadrid.id.nl kalau ditanya siapa pemiliknya jawabnya Indonesia-Belanda. Tidak bebas secara administratif 100% bukan milik. Dan ini baru mulai. Masih jauh sekolahnya. Harus bisa optimis ke depan despite of these stereotypes. Ban kempes lah, gepeng, pended, server cebol, emih (keriting), more item, yang paling baru visual impairment buat antidote visual marketing. Sabar.. *elus dada *...

Homemade: Sadinashop.com with Nasy dan Kakek Ignatius

Aduh ini Mamanya buat tulisan sekelebat bacanya ugembel 😅 Nasywa sudah mau SMA loh. Jadi ini foto sudah lama ya? Kira-kira ini potret (portrait versi mentah) religiosity kami di sekolah Jesuit. Dengan segala keterbatasan, saya jadi foto kuburan Katolik aja. Lalu Mala fotonya jadi foto Sadina Brownies tentu disponsori Amerika melalui WhatsApp Business. Aduh, jadi pengen reuni. Ini punya Mala juga: Mumtaz.id Mala adalah teman SD. Sekelas.. Papanya Mala bernama Ignatius. Iya, lucu-lucuan anak SD pacar-pacaran. Kalau sekolah swasta pelajaran agama ikut agama sekolahnya ya. Jadi Mala juga mengikuti pelajaran Agama Katolik selama 6 tahun. Lalu dia kuliah di UGM. Sekarang di Madiun. Kami kelasnya engga ganti-ganti sampai Kelas 6. Jumlah karyawan: 3-5 orang