Memiliki taman doa di dekat rumah saya rasa menjadi cerita perjumpaan Simon dari Kirene dengan Yesus. Perhentian ke-5 ini saya bawakan di Taman Doa Maria Oblat untuk menghormati simbah saya yang sudah capek-capek melayani dengan definisi spesifik yaitu gombal atau lap, lalu saya harus merinci tipe-tipe melayani, seperti melayani komunitas, melayani umat, melayani pastoral, melayani suami, melayani suami orang, melayani sesama, melayani lansia, dan lain sebagainya.
Saya gambarkan Simon ketemu Yesus, dan tidak ada Simon yang lain yang bantuin waktu Yesus manggul salib. Bukan, bukan Simon Petrus. Saya perjelas dua kali, ketiga kali. Engga ada Simon yang lain yang bantuin Yesus manggul salib.
"Halo, Yesus. Saya Simon. Saya dari Kirene," katanya.
Lalu Yesus yang cuapekkkkk abisss, mana masih perhentian 5 yes, engga bisa jawab apa-apa selain ngelap keringet dan lanjut berjalan. Memang agak terhenti dan menjadi lebih pelan ketika disapa Simon. Tapi mereka sambil jalan, dan Simon ikut manggul. Kalau saya jadi Yesus, yah.. mumpung dibantuin ta istirahat bisa jalan engga bawa beban. Tapi Yesus engga gitu, Ia tetap manggul juga meski dibantuin. Ywdc.
Lalu mereka jalan bersama. Sebelum nantinya ketemu simbah saya.
Kemudian soal menebus obat,
Waktu itu sebenarnya saya sudah berusaha menjelaskan namun akun IG saya suspended ratusan kali karena postingan saya konflik dengan tontonan mama saya sehingga tidak sesuai Community Standard. Dan karena IP address-nya sama, jadi dianggap saya yang nonton. Jadi waktu berobat di Bethesda, habis bayar obatnya di loket pembayaran kita akan mengambil obat di K24. Lalu saya bingung kok ambil obatnya di K24. Ternyata K24 yang dimaksud adalah Klinik 24 jam di dalam lobi utama Bethesda. Obat kami habisnya Rp 1 juta sekian, kami menunggu kabar Drg. Budiono. Lalu kami memutuskan pulang tanpa menebus obat dengan membawa copy resep.
Besoknya kami menebus obat di apotik generik dengan biaya Rp 42.000 seluruhnya, plus kami belanja ikan gabus setiap hari untuk mempercepat pemulihan kulit paska dijahit. Dan memang kandungan protein ikan gabus mampu membantu proses pemulihan ini.
Kesimpulannya, kami tidak menebus obat di Bethesda. Setelah check-up ya pulang saja engga bawa obat.
Kenapa besoknya? Kami menimbang-nimbang apakah obatnya worthed untuk ditebus di Bethesda. Kalau memang wajib ditebus hanya di Bethesda tentu kami patuhi.
Comments
Post a Comment